Betapa kita “_”;
Saturday, October 7th, 2006 Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila
dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk
dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah selama limabelas menit
namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata
ketika berdoa (spontan) namun
betapa mudahnya kalau mengobrol atau
bergosip dengan pacar / teman
tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan
bola diperpanjang waktunya ekstra
namun kita mengeluh ketika khotbah di
masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar
Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100
halaman dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di
depan dalam pertandingan atau konser
namun lebih senang berada di saf
paling belakang ketika berada di Masjid
Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa
demi memuaskan nafsu birahi semata,
namun alangkah sulitnya ketika menahan
nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu
untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya
menyesuaikan waktu dalam sekejap pada
saat terakhir untuk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari
arti yang terkandung di dalam al qur’an;
namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi
gosip yang sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa
yang dikatakan oleh koran namun
betapa kita meragukan apa yang dikatakan
oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa setiap orang ingin masuk
sorga seandainya tidak perlu untuk
percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-
apa,atau berbuat apa-apa.
Betapa kita dapat menyebarkan seribu
lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya
dengan FORWARD seperti api namun kalau
ada mail yang isinya tentang Kerajaan Allah
betapa seringnya kita ragu-ragu,
enggan membukanya dan mensharingkannya, serta
langsung klik pada icon DELETE.
ANDA TERTAWA …? atau
ANDA BERPIKIR-